Si lelaki berkumis itu ulang taun hari ini. Masih suka ngerokok padahal itu penyebab dia kena jantung coroner. Masih suka ngomel. Masih suka manja sama istrinya. Masih sayang sama anak-anaknya (padahal kedua anaknya yang cakep-cantik itu, sama sekali tidak sesuai dengan harapannya).
Dari kecil diberi nama Raden Abimanyu Suriatanuwidjaja (padahal mungkin gak ada keturunan Raden-raden sama sekali!!! Hehe). Di akte kelahiran bernama Raden Wahyu. Dipanggil Jalu' atau Au'. Dan setelah beranjak dewasa namanya berubah lagi menjadi Wahyu Suria. Jangan salahkan saya yang menulis ini, salahkan Apa'-dan-Mamah si lelaki berkumis yang tidak konsisten. Mungkin karena sedari kecil dia sakit-sakitan (keberatan nama! Haha!), atau mungkin mengikuti perkembangan zaman (karena tahun 1960-an nama "abimanyu" tidaklah keren!), atau mungkin... entahlah, saya tidak tahu.
Ngaku lahirnya 55 tahun yang lalu (wow... you are that old, dad!) tapi masih punya jiwa muda yang "asikkk..." (ya, bolehlah. Asal jangan jadi suka daun muda ajah!). Rambut memutih dan jantung sedikit melemah, tetapi tubuh masih tetep "jag-jag" (ceuk orang sunda, mah!)
Pernah jadi ketua senat sewaktu kuliah, masuk jurusan IPA waktu SMA (padahal dia jago di bahasa), punya bapak walikota waktu SMP, punya bapak bupati waktu SD, punya kakak 9 orang, dan punya semua yang anak-anaknya tidak pernah memiliki. Mungkin dia kecewa, kami tidak memenuhi harapannya. Mungkin dia sedih, karena kami seringkali berlaku tidak sesuai keinginannya. Karena gak masuk IPA, karena gak jadi pegawai negeri, karena gak lulus-lulus kuliah, karena ngabisin uang orang tua, karena egois, karena manja, dan semua hal yang bikin dia bete lainnya.
Tapi ada satu hal yang musti dia tahu... "that... i love you dad. Sorry for not being the son you've always wanted. Simply because i'm a girl. well then... Happy 55th birthday..."
-nat-